KAKAN KEMENAG ROHUL : DIKLAT TEKHNIK MENULIS DI MEDIA MASSA

Kakan Kemenag jadi PenceramahRIAU – ROKAN HULU 17/11/2013 bidikkasus.com – Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, latih 40 pegawai Kemenag Pelalawan Prov Riau tentang tata cara penulisan berita di media massa, baik media cetak maupun elektronik, Kamis (14/11) bertempat di Hotel Grand Pangkalan Kerinci.

Ke 40 orang peserta tersebut terdiri dari pejabat Kemenag Pelalawan, pegawai administrasi yang ditugaskan mengurus kehumasan dan protokoler, Kepala Madrasah Negeri dan Swasta, Kepala Tata Usaha Madrasah, Kepala KUA, Penghulu, dan Penyuluh Agama.

Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan pejabat kehumasan memegang peranan penting, vital, dan bergengsi dalam sebuah organisasi modern, termasuk di dalamnya instansi pemerintah, seperti Kementerian Agama dimana tupoksinya mengurus umat manusia sejak lahir sampai dengan masuk kubur.

Untuk itu, maka Kemenag pada semua tingkatan harus aktif dan pro aktif dalam mensosialisasikan kebijakan kemanag kepada masyarakat, dimana salah satunya melalui media massa. Media massa adalah salah satu alat yang paling cepat menyampaikan kebijakan Kemenag kepada masyarakat, tandasnya.

Ahmad Supardi lebih lanjut menyatakan, pejabat kehumasan kemenag hendaknya memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam bidang pembuatan berita dan release  berita kepada media. Dengan demikian, semua kebijakan, program, kegiatan, baik yang sudah dilaksanakan, sedang dilaksanakan, maupun yang akan dilaksanakan, dapat diinformasikan kepada masyarakat.

Menurut Ahmad Supardi, kunci sebuah berita adalah memiliki isi 5 W dan 1 H, yaitu : What artinya apa kegiatan yang dilakukan, Where artinya dimana dilaksanakan, When artinya kapan waktu pelaksanaannya, Who artinya siapa yang melaksanakan dan siapa yang hadir, Why artinya kenapa kegiatan itu dilaksanakan, termasuk apa tujuannya dan How artinya bagaimana pelaksanaannya.

Dijelaskannya, jika 5 W dan 1 H ini sudah disebutkan, maka isi berita telah cukup, tinggal menambah bumbu dan komentar tambahan lainnya dari sang nara sumber. Tambahan lainnya adalah silaturrahim atau hubungan baik dengan media termasuk wartawannya, sebab yang membuat berita itu adalah wartawan, jelas Ahmad Supardi yang dikenal baik hubungannya dengan wartawan ini . (E. Rambe)

Safe and Security Website Review

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below